1239. Dari Abu Hurairah r.a. dari Nabi s.a.w., sabdanya: "Apabila seorang diantara engkau semua lupa -bahwa ia sedang berpuasa-, lalu ia makan atau minum, maka hendaklah ia menyempurnakan puasanya -yakni hal itu tidak membatalkan puasanya-, karena sesungguhnya Allah itulah yang memberinya makan dan juga minumnya." (Muttafaq 'alaih)
1240. Dari Laqith bin Shabirah r.a., katanya: "Saya berkata: "Ya Rasulullah, beritahukanlah padaku perihal berwudhu'." Beliau S.a.w. bersabda: "Sempurnakanlah wudhu' itu, sela-selailah dengan air antara jari-jari, persangatkanlah menghirup air dalam hidung, melainkan jikalau engkau dalam keadaan berpuasa." Diriwayatkan oleh Imam-imam Abu Dawud dan Tirmidzi dan Tirmidzi mengatakan bahwa ini adalah hadis hasan shahih.
1241. Dari Aisyah radhiallahu 'anha, katanya: "Rasulullah s.a.w. dicapai oleh fajar -yakni didahului oleh menyingsingnya fajar-, sedang beliau s.a.w. dalam keadaan berjanabat karena berkumpul dengan istrinya, lalu beliau s.a.w. mandi dan terus berpuasa." (Muttafaq 'alaih)
1242. Dari Aisyah dan Ummu Salamah radhiallahu 'anhuma berkata: "Rasulullah s.a.w. berpagi-pagi dalam keadaan berjanabat, bukannya karena bermimpi -maksudnya karena berkumpul dengan istrinya-, kemudian beliau berpuasa." (Muttafaq 'alaih)